laman

nj

Senin, 27 Desember 2010

Perbandingan antara Repeater, HUB, Switch, Bridge, dan Router



1.Repeater
Repeater itu sebuah device yang dapat menghasilkan kembali sinyal yang ditransmisikan pada kabel dan mengijinkan sinyal untuk mengalir diluar batas keterbatasan panjang kabel.
Repeater tidak melalukan translasi atau filterisasi packet atau batasan, kongesti/kemacetan, repeater akan melewatkan paket broadcast.
Karena repeater tidak melakukan apa-apa terhadap filterisasi atau pembatasan traffic, repeater seharusnya digunakan untuk menambahkan jarak dari network, bukan kepadatannya.

2. Hub
Hub digunakan untuk menerangkan sebuah central connection point untuk komputer pada network karena sebagai alat penghubung sederhana misalkan untuk menyambugkan beberapa komputer di satu group IP local. Hub cukup mahal dan membutuhkan kabel tersendiri untuk berjalan, serta akan mematikan seluruh network jika hub tidak berfungsi.


3. Switch
Switch sama seperti HUB, tapi switch lebih dari HUB yang mempunyai kemampuan untuk menentukan tujuan MAC address. Switch mempunyai daftar MAC address yang dihubungkan ke port-portnya yang di gunakan untuk menentukan kemana harus mengirimkan paketnya atau yang di alamatkan. Karena switch beroperasi pada MAC address bukan pada IP address, switch secara umum lebih cepat daripada sebuah router dan hub .

4. Bridge
Bridge yang digunakan untuk menggabungkan beberapa LAN.
Bridge dapat menghubungkan segmen network bersama memfilter traffic dengan membaca packet addressnya menghubungkan network yang berbeda jika level protokol yang lebih tingginya sama atau bisa ditranslasikan. Bridge juga tidak dapat menentukan jalur mana yang paling efisien untuk mentransmisikan data dan tidak boleh ada lebih dari empat bridge pada satu LAN.

5. Router
Router digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network, baik secara lokal ataupun melalui WAN. kelebihan router adalah kemampuannya untuk menentukan path terpendek ke tujuan. Router beroperasi di Network layer pada model OSI. Router tidak seperti bridge, router melihat IP address, bukan MAC address. Lebih spesifik, mereka hanya melihat pada Network ID dari alamat, bukan host ID.

Minggu, 26 Desember 2010

Perbandingan antara topologi jaringan Bus, Ring, Star, dan Mesh



1.Topologi Jaringan Bus
Topologi bus merupakan yang banyak digunakan di awal penggunaan jaringan komputer karena paling sederhana dibandingkan dengan topologi yang lainnya. Apa bila komputer dihubungkan antara satu dengan yang lainnya membentuk barisan melalui satu single kabel
Kelebihan topologi Bus adalah :
•Kita dengan mudah menambah PC baru atau mengurangin PC, dilakukan dengan mudah ga pake ribet, dan tidak mengganggu PC lain. Jarak LAN nya tanpa batas. Dan biaya instalasi nya sangat murah.
Kelemahan dari topologi bus adalah
•Jika kabel nya ada yang bermasalah, maka jaringan nya tidak dapat berfungsi lagi. Kecepatan transfer informasi nya untuk setiap perangkat sangat lambat karena harus bergantian menggunakan saluran.

2.Topologi jaringan ring
Topologi ring di bentuk melingkar (ring) jadi menghubungkan komputer dalam satu bentuk lingkaran .
Kelebihan topologi jaringan ring:
•Hemat kabel tidak boros, data mengalir dalam satu arah, jadi tidak ada komputer yang memonopoli jaringan.
Kekurangan topologi jaringan ring :
•Lambat, peka terhadap kesalahan apabila kerusakan pada media pengirim/ terminal dapat mengganggu kerja seluruh jaringan. Dan susah untuk melakukan konfigurasi ulang.

3.Topologi jaringan Star
Dalam topologi star, semua kabel dihubungkan dari komputer-komputer ke lokasi pusat. dimana semuanya terhubung ke suatu alat yang dinamakan hub.
Kelebihan topologi jaringan star:
•pemasangan kabel nya mudah, apabila ingin penambahan atau pengurangan terminal sangat mudah tanpa mengganggu operasi yang sedang berlangsung. Kontrol nya terpusat sehingga memudahkan dalam deteksi dan isolasi kesalahan serta memudahkan pengelolaan jaringan
Kekurangan topologi jarignan star:
•Jaringan star tuh boros kabel, Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.

4.Topologi jaringan mesh
Topologi mesh jaringan efektif karena suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana secara langsung terhubung ke perangkat lainnya.
Kelebihan topologi jaringan mesh:
•kapasitas channel komunikasi terjamin, karena memiliki hubungan yang berlebih. Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot. Dan Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Kekurangan topologi jaringan Mesh
•Sulit pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya. Membutuh kan banyak kabel, Dan biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

Senin, 20 Desember 2010

perbadaan antara windows mobile, symbian, blackberry, iphone



Windows Mobile yang digunakan pada Smartphone dan perangkat nirkabel lainnya, perangka Windows mobile dilengkapi dengan Stylus Pen, yang digunakan untuk memasukan perintah-perintah dengan cara mentapnya di layar.
Symbian kebutuhan aplikasi pada perangkat seperti PDA selain telepon seluler. Lalu Symbian OS v9.2 dengan digunakannya Bluetooth v.2.0 dan yang terbaru Symbian OS v9.3 yang mengunakan teknologi wifi dan HSPDA sebagai bagian dari komponen standarnya.
Blackberry adalah perangkat seluler yang memiliki kemampuan layanan internet, telepon, sms, dll. menggunakan system operasi multit-tasking, yang memungkinkan pengguna secara intens dari sebuah alat.
Iphone adalah system operasi yang dapat dihubungkan dengan jaringan internet untuk melakukan aktivasi misalnya mengirim atau menerima Email, menjelajah web dan lain-lain.
Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri. Dan android juga adalah system operasi untuk telepon seluler berbasis Linux.